Anti Virus,  Artikel

Aku sudah install smadav, tapi kok masih kena virus?

Halo, lama ini saya tidak update. Beberapa hari ini terlalu sibuk tidak jelas sih. Pada postingan kali ini saya akan jelaskan sebenarnya anti virus yang baik itu apa? Terus kenapa sudah install smadav masih kena virus juga? Bukankah smadav juga anti virus?

Pertama kita masuk ke definis anti virus. Menurut saya yang seorang mahasiswa jurusan sistem informasi anti virus adalah sebuah aplikasi yang berguna untuk melindungi file dan sistem operasi pada suatu hardware. Antivirus ada pad windows, android dan mac. Pada dasarnya virus adalah aplikasi yang berusaha untuk merusak file dan sistem operasi yang sedang dijalankan. Kenapa linux tidak ada virus. Mungkin bisa saya katakan belum, sampai sekarang linux tidak ada virusnya karena hampir pengguna linux pasti mengerti apa itu perintah dasar penggunakan OS. Ditambah lagi linux adalah sistem operasai open source atau gratis sehingga pembuat virus seperti ada kode etik tersendiri untuk tidak membuat virus pada OS yang gratis. Ya, Anda tahu sendiri jika windows dan mac harganya mahal sehingga banyak yang tidak suka.

Kembali ke virus, virus ini akan selalu update. Bahkan setiap detik akan ada virus baru yang tersebar melalui internet. Virus yang baru ini akan semakin kuat karena dia mencari bug dari anti virus yang sebelumnya. Oleh sebab itu anti virus harus selalu update juga. Yang jadi masalah jika update anti virus harus terkoneksi internet dan melakukannya manual. Ya ada sih update anti virus otomatis. Tapi update yang otomatis biasanya dibuat setiap hari pada jam tertentu. Padahal bisa saja pada jam itu kita sedang mematikan PC. Sedangkan virus dia otomatis update. Ketika Anda browsing di internet, donwload software tidak jelas, bahkan ketika colog flashdisk dari pc ke pc yang lain. Sungguh mengenaskan bukan? Ya mau bagaimana lagi.

Saya sudah install anti virus, tapi kok tetap kena virus ya? Berikut alasannya kenapa tetap kena virus

  1. Anti virus Anda kurang baik

    Pada dasarnya anti virus yang berbayar adalah anti virus yang baik. Jika Anda menggunakan anti virus yang gratis. Sudah dipastikan perkiraan terkan virus lebih tinggi. Tetapi kekuatan dari anti virus sendiri juga patut untuk dijadikan dasar. Berikut ranking anti virus terbaik yang bisa kalian jadikan pedoman http://www.toptenreviews.com/software/security/best-antivirus-software/

    Asal kalian tahu juga, ada beberapa anti virus yang menurut saya malah mengaktifkan virus. Tapi dia mempunyai fitur – fitur yang bisa digunakan untuk memperbaiki permasalahan Anda. Contohnya adalah smadav. Anti virus ini menurut saya malah mengaktifkan virus. Tetapi dia mempunyai fitur yang dapat memecahkan masalah saya. Seperti perijinan aplikasi, disable host, unhide file dll.

    Saya tidak punya uang, tapi saya butuh anti virus. Gampang, saya punya solusinya. Silahkan gunakan anti virus bawaan dari windows, jika Anda pengguna windows. Yaitu windows defender. Saya kira ini cukup ampuh untuk melawan virus. Sampai sekarang saya menggunakan ini. Jika kalian menggunakan win 8 ke atas. Anti virus ini sudah terinstall otomatis. Tetapi untuk windows 7 ke bawah harus install manual. Silahkan download di sini https://support.microsoft.com/id-id/help/14210/security-essentials-download . Windows defender mempunyai kelemahan tidak ada fitur untuk scanning folder tertentu. Jadi saya gunakan smadav sebagai cara untuk scanning folder. Karena ketika si smadav menemukan virus. Otomatis virus akan dibunuh oleh windows defender.

     

  2. Anti virus tidak diupdate

    Seperti yang saya jelaskan tadi. Virus akan selalu update dengan menembus bug anti virus sebelumnya. Sedangkan anti virus update harus dalam keadaan terkoneksi internet. Jadi kalian harus rajin – rajin mengecek apakah anti virus sudah terupdate apa belum. Bagi kalian yang tidak bisa terkoneksi internet. Ada situs yang menyediakan update anti virus secara manual. Yaitu http://www.scanwith.com/ . silahkan Anda download update anti virus di sana. Dan nanti Anda bisa update anti virus secara offline.

     

  3. Anda secara sengaja mengaktifkan dan memberikan ijin kepada virus itu

    Pernah saya melihat seseorang yang dengan sengaja menginstall virus. Dia memberikan ijin kepada virus itu dengan cara membuka file itu dan menginstallnya. Hal ini anti virus terbaikpun akan susah untuk menghadapinya. Karena virus ini diberikan ijin untuk mengakses OS. Lha, bagaimana caranya kita tahu kalo itu virus? Caranya gampang. Ketikan Anda mencopy file atau mendownload file. Perhatikan ukuran dan jenis file tersebut. Jangan pernah membuka file exe dan link atau shortcut. Sudah jelas itu adalah virus. Contoh Anda ingin mendownload soal bahasa Indonesia smp kelas 8 semester 1. Saat Anda download ternyata file exe. Dan ketika Anda buka dia akan mengarahkan Anda untuk mendownload file tersebut dari aplikasi yang barusan Anda download. Fix, OS Anda akan terkena virus. Ciri – cirinya akan bertambah banyak software yang tidak jelas pada PC Anda. Padahal Anda tidak menginstallnya.

    Ada kasus lagi seperti ini, membuka file shortcut atau lnk pada file dalam flashdisk. Otomatis OS Anda terkena virus. Tapi jika Anda menggunakan anti virus. Biasanya virus ini akan langsung dibasmi. Dan file asli cuman kena super hidden. Anda bisa unhide dengan menggunakan smadav.

     

  4. Menggunakan lebih dari 1 anti virus

    Ini adalah kasus yang konyol menurut saya. Pernah saya menemukan ada yang menggunakan 2 anti virus kuat. Contohnya AVG dan Avira diinstall dalam 1 pc. Wow.. keren. Sudah dijamin 2 anti virus ini akan berkelahi menganggap virus satu sama lain. Dan berakhir dengan hank pada windows dan kerusakan OS. Paling baik salah satu anti virus kalah dan virus yang menang berjalan dengan baik. Selanjutnya kok saya menggunakan smadav dengan defender? Ini aman karena smadav tidak bisa mendeteksi virus – virus kuat. Jadi dia tidak akan menyerang defender. Sebaliknya, karena smadav masih butuh tahap perbaikan. Defender tidak menganggap bahwa smadav adalah virus.

     

  5. Faktor yang masih belum diketahui

    Saya juga tidak tahu dengan hal ini, ini sudah diluar nalar. Mungkin karena virus terlalu kuat sehingga tidak ada anti virus yang bisa membunuhnya.

Ok, semoga bermanfaat dengan postingan kali ini. Semoga kalian tidak terkena virus karena kelakuan bodoh, Hehe. Dan untuk smadav, saya tidak menjelek – jelekan. Saya memberikan penjelasan sesuai dengan yang saya hadapi sekarang. Kalian harus lebih banyak berbenah. Untuk pengguna smadav, jangan menjelek – jelekan smadav. Itu adalah anti virus buatan anak Indonesia. Dukung terus dengan cara memberikan donasi atau membeli premium. Semoga smadav bisa bersaing dengan perusahaan anti virus dunia. amin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: