Bisnis

Kenapa Indonesia Susah Untuk Export Barang?

Selamat datang sahabat Paloegada. Terima kasih sudah mengunjungi web ini. Pada postingan kali ini saya akan berbagi pemikiran kenapa Indonesia sudah untuk export barang ke luar negeri. Sedangkan di Indonesia sendiri banyak sekali barang dari luar negeri. Apakah di luar negeri juga banyak barang Indonesia? Atau kita sendiri yang kurang pintar dalam export barang dan pintar dalam import barang. Kita akan bahas dalam postingan ini.

Sekarang lihat sekitarmu, berapa persen barang yang dibuat dalam negeri dan berapa persen barang yang buatan luar negeri? Pastinya jika Anda pekerja kantoran akan lebih banyak barang buatan luar negeri. Sebenarnya Indonesia itu mempunyai banyak peluang untuk masuk ke jual beli internasional. Berikut kenapa Indonesia kurang handal dalam menjual barang:

  1. Strategi pemasaran kurang luas

    Warga Indonesia saya rasa bisa membuat barang – barang yang sekelas dengan barang export. Ada beberapa yang jelas sudah bisa menyaingi barang – barang luar negeri. Contohnya eiger. Barang outdoor yang satu ini sudah bisa menyaingi kualitas pesaingnya. Produk lainnya yang bahkan sudah digunakan banyak negara adalah baju tentara. Batik baju tentara dibuat di solo. Dan dikirim ke berbagai negara untuk bahan membuat baju tentara pada negara mereka. Kualitas batik sudah tidak diragukan lagi.

    Masalahnya adalah kebanyakan pengusaha lokal menawarkan produk di daerah masing – masing. Sulit untuk menawarkan produk secara luas. bisa dikatakan membuka cabang adalah hal yang sulit. Dan kebiasaan dari orang Indonesia. Para pengusaha lokal. Lebih suka bekerja sendiri. Sulit untuk menerima anak buah.

    Solusi dari pemasaran ini adalah dengan mengikuti marketplace yang ada. sayangnya marketplace yang ada di Indonesia masih sekedar dalam negeri saja. Tidak bisa untuk mengirim ke luar negeri. Tapi itu sudah lebih baik karena barang – barang sekarang bisa lebih mudah untuk membelinya. Mungkin akan ada marketplace buatan negeri yang bisa melayani pembelian dari luar negeri. Dengan begitu produk lokal bisa terjual ke luar negeri dengan mudah.

  2. Fasilitas pengiriman barang keluar negeri mahal

    Jika kalian pernah bebelanja di shopee atau aliexpress. Kalian pasti merasa nyaman dengan biaya pengirimannya. Untuk aliexpress biaya pengiriman gratis. Tetapi harus menunggu sekitar 1,5 bulan. Untuk shopee bisa lebih cepat hanya dengan biaya Rp 10.000,- sudah bisa menerima barang dari china dalam waktu 7-15 hari. Ini adalah fasilitas orang chinna untuk bisa mengirim barang ke luar negeri dengan mudah. Jadi mereka mudah mengirim barang dari negara mereka ke luar negeri. sedangkan kita Indonesia mengirim barang ke luar negeri harganya cukup mahal. Sekitar Rp 100.000,-an. Hal ini yang membuat barang dalam negeri susah untuk bisa dijual di luar negeri.

    Solusinya saya menekankan ke pemerintah. Sekarang ini pos Indonesia sedang mengalami kemunduran. Bisa dikatakan pengiriman mereka kalah dengan pengiriman swasta. Jika pos Indonesia bisa mengirim barang ke luar negeri dengan murah. Pastinya banyak orang Indonesia yang mau menjual barangnya ke luar negeri.

Demikian postingan kali ini. Jika ada kesalahan dalam artikel ini silahkan komentar. Kita berdiskusi bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: