Cerita

Mistinya Merbabu Via Wekas

Dapet lagi dari cewek nih ?? @n_putri_priangsari

Ini kejadiannya pas naik ke merbabu oktober 2016 kemarin Via wekas. Kita naik ber8, Salah seorang temen ada yg drop pas sampe di pos 2. Sekitar jam 3 pagi kita memutuskan untuk mendirikan tenda. Paginya kita ber 7 lanjut ke puncak. Tapi seorang temen yang drop tadi memilih untuk nunggu di tenda aja. Pas itu ujan deres, kita ber 7 yang udah nyampe di puncak mutuskan segera turun. Beberapa dari kami termasuk saya sudah menggigil karna kehujanan. Dari sana hal mistis mulai terasa. Entah karena lelah atau gagal fokus karna kedinginan, Ada yg liat penjual nasi kucing di atas. Ada yg liat org naik motor juga. Saya yg fokus untuk segera sampai ke tenda tidak terlalu mempedulikan kondisi sekitar, yg saya tau hanya saya harus segera sampai ke tenda untuk memastikamn teman yg tinggal di tenda tadi baik baik saja. Syukurlah dia baik baik saja. Hanya saja, ia jg merasakan hal yg nggak wajar. Satu satunya yg mendirikan tenda di sana, tanpa ada pendaki lain dan Satu satunya orang, di samping tenda ada yang nyalain motor. Padahal kan disitu sama sekali tidak ada jalur trabas motor. Dia yg paham dengan hal nggak lazim itu akhirnya mengacuhkan hal tsb. Kondisi hujan hingga malem tidak berhenti, saya dan 2 teman saya mmtuskan pulang duluan malam itu juga, karna besok pagi harus berangkat kerja. Tepat jam 9 malam kita bertiga turun, masih di tengah hujan dan pas melewati pos 1 kita berpapasan sama pendaki lain yg mau naik. Ada kira kira 4 org laki2. Sempat saling sapa. Pas uda kelewat, saya denger ada yg manggil pas saya nengok ke belakang ndak ada apa apa. Cuma ada cahaya merah kedip kemudian hilang, saya yang ndak berani bilang akhirnya hanya diam sambil jalan terus tanpa nengok ke belakang hingga sampai basecamp. 2 hari kemudian kami semua bertemu dan saling bercerita tenyata dari apa yg saya ceritakan, teman teman yg pulang belakangan mengatakan bahwa tidak ada pendaki yg naik sama sekali malam itu. Nah looo… Lalu yg papasan dengan kita bertiga siapa. Hal yang mustahil kalau mereka nekat naik dengan kondisi hujan yg cukup deras. Tapi nyatanya, Sampai pos hanya ada 2 tenda kami. Merbabu memang hangat, disana rasanya nyaman, teduh, namun suasana mistis pun juga kental. Sepanjang perjalanan turun dari pos 2 ke basecamp pun saya ditemani nyanyian perempuan. Entah apa itu… Itu saja dari saya min, Semoga menambah pengalaman untuk yang lain… Selesai~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: