Cerita

Mistis Di Gunung Gede Pangrango

@rusli.amarah

Assalamualaikum..
Bang admin, saya mau berbagi cerita sedikit yah waktu pendakian ke Gunung Gede pangrango. Waktu itu thn 2004 kami berlima nanjak, saya, acep, adi, kimjok, dan tiyar, cowok semua. Kami naik lewat pintu gunung putri cipanas. Selama perjalanan dari putri sampe kami ngecamp di alun-alun surya kencana gak ada apa-apa. Esoknya kami lanjut perjalanan sore hari untuk turun ke cibodas tapi bermalam dulu di curug cibeureum. Dari surken lancar sampe pos yg ada air panas pas maghrib. Kami istirahat dan makan dulu, selepas sholat maghrib kami lanjut turun. Disinilah kisah itu berawal, sepanjang perjalanan hawa mistis mulai terasa. Kami berjalan beriringan, yg paling depan si acep, urutan kedua saya, ketiga si tiyar, keempat adi dan kelima kimjok. Kata orang kalo naik jangan ganjil, ternyata benar. Kami jadi berlima, di depan si acep ada lagi seorang pendaki yg menambah rombongan kami jadi berenam. Entah datang darimana tau-tau dia sudah ada di barisan paling depan, lengkap dengan semua peralatan mendakinya. Hanya saja semua berwarna hitam kecuali senternya saja yg sama-sama menyala dengan senter kami. Si adi jatuh karena dia mau menginjak POCONG yang lagi terlentang di tengah jalan. Sedangkan teman saya yg paling belakang si kimjok di ikuti orang hitam tinggi besar matanya berwarna merah. Semua kejadian itu kami alami sampe kami mendirikan tenda di dekat curug cibeureum. Selesai tenda berdiri kami makan malam dan langsung tidur, baru esok paginya kami bercerita tentang kejadian semalam. Segitu aja min ceritanya hehhe. Salam lestari.. .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: