Cerita

MISTIS DI GUNUNG HALIMUN SALAK

By @rusli.amarah

Saya mau berbagi cerita mistis lagi nih, tapi kali ini di gunung salak. Karena rumah saya di Bogor ya otomatis yang paling sering saya daki gunung salak dong. Sampe gak ke hitung udah berapa kali kesana. Hehehheh.
Oke lanjut, ada beberapa kejadian mistis yang saya alami ketika mendaki gunung salak. Saya naik waktu itu 2013 sebelum kejadian sukhoi nabrak gunung salak.kita berempat naik lewat pasir reungit cibatok.saya, iswan, ghani dan ahmad naik aman aman saja sampailah kita di kawah ratu. Setelah poto poto lanjut jalan sampai di tanah lapang bekas eksplorasi gas alam jaman belanda dulu..itu kata orang sih..kita mendirikan tenda karena hari sudah menjelang maghrib. Nah kejadian berawal disini, kita kan turun ke kali kecil untuk ambil air wudu sekalian air buat masak. Pas perjalanan pulang ke tenda kita ada bola api besar jatuh dari langit sampai cahaya nya terang sekali dan jatuh di sekitaran tenda kami, waktu itu hanya kami yang bermalam di tempat itu. Kita semua lari ke tenda, terus kita berempat mencari cari keliling tenda benda apa itu yang jatuh. Ternyata kami tidak menemukan apa2 selain kegelapan malam. Lanjut kita ibadah sholat maghrib di qoshor dengan isya setelah itu kita masak makan malam. Setelah makan kita ngobrolin tentang kejadian tadi, ada yang bilang katanya setan ada juga yg bilang itu senjata pusaka. Sampailah waktunya kita tidur, nah ketika tidur itulah kita bertiga mimpi di datangin nenek nenek yang mirip mak lampir gituh rupanya. Asli serem, kita di kejar mau di cekik. Sampai-sampai tidur teriak teriak, dan seorang kawan yang bernama iswan membangunkan kami semua. Kami di suruh beristighfar sama dia. Lihat jam ternyata baru pukul 2 an malam. Ternyata iswan gak mimpi, hanya dia sendiri gak mimpi di datangin nenek lampir yang aneh tuh kenapa kita bertiga mimpi yg sama. Sampai pagi kita gak bisa tidur karena takut mimpi lagi. Siangnya kita lanjut mau naik ke puncak salak 1 atau puncak manik dari sana jam 2 siang sampai menjelang puncak, puncak salak 1 udah mau gelap hanya ada cahaya lembayung senja kemerahan. Akhirnya kita ngeluarin senter dan ternyata semua senter mati gak berfungsi semuanya. Karena ada lampu badai kita nyalakan tuh lampu satu satunya, tapi anehnya lampu badai pun mati seperti ada yg niup dan selalu mati kalo di nyalakan. Mungkin penunggu gunung gak suka ada cahaya. Kami pun putus asa sampai akhirnya si ghani merogoh tas nemu senter kecil sekali. Akhirnya dengan di temani senter kecil itu kami melanjutkan perjalanan yg hanya sedikit lagi sampai ke tujuan walau sambil jalan pelan dan hati hati karena gelap. Maklum senter kecil cuma 1 doang. Gak lama kami tiba di tujuan, disana ada tenda 1 buah. Lalu kami mencari lokasi buat mendirikan tenda. Wahhh, ada tempat bagus nih..tanah datar berumput rapih. Tapi kami kaget ternyata di bawah pohon ada kuburan..iyah itu makam mbah gunung salak tapi saya lupa nama nya. Pindah ke tanah datar berupa tanah merah pun kami batal mendirikan tenda karena ada makam lagi, akhirnya kami mendirikan tenda di tempat yg banyak rumput tingginya. Gak jauh dari 1 tenda yg sudah duluan ada. Setelah kita ngobrol dan kenalan dengan penghuni tenda pertama akhirnya kami tidur walaupun gak nyaman tempatnya. Paginya ketika kami bangun tetangga sebelah ternyata sudah beres berkemas dan siap turun, karena kami keluar tenda dan melihat mereka akhirnya mereka pamit turun duluan padahal waktu masih menunjukan sekitar jam 6 pagi dan masih berkabut. Mereka turun ke arah cimelati, trus kami pun segera masak dan sarapan. Selepas itu langsung bongkar tenda dan packing barang semua. Waktu itu masih berkabut dan jam 7 an pagi. Karena sudah tidak nyaman berada disana akhirnya kita juga segera turun mengikuti mereka ke arah cimelati. Sepanjang perjalanan turun kenapa banyak monyet di atas pohon yg seperti ngikutin kita. Makin gak nyaman akhirnya kita turun sambil agak berlari sampai akhirnya kita menemukan perkebunan sayuran. Alhamdulillah lega hati kami akhirnya. Setelah beristirahat di kebun sayuran, kami pun melanjutkan perjalanan pulang.. Selesai~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: