Cerita

Sejarah Gereja Ayam Borobudur menurut orang yang membangunnya.

Sumber gambar https://cdns.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2015/07/14/567574/670×335/gereja-ayam-tersembunyi-di-puncak-bukit-indonesia-kini-mendunia.jpg

Hallo, selamat datang di paloegada.net . hari ini saya akan berbagi cerita sejarah darimana gereja ayam tersebut? Siapa yang membangun? Tujuannya apa? Sebelumnya saya mendapatkan info ini dari orang yang membagun dalam kurung tukang bangunannnya, bukan bosnya. Cerita ini berawal tahun 1995-1997.

Di dusun gongbong borobudur ada seorang cina kaya bernama daniel. Dia ingin mendirikan gereja dan bangunan. Dia ingin membuat gereja berbentuk garuda yang besar dan megah. Gereja ini berada di atas bukit. Dia sudah membuat blue printnya bersama para arsitek. Tetapi karena orang cina. Dia tidak diijinkan untuk membeli tanah. Maka dari itu daniel mencari istri orang pribudi untuk dijadikan atas nama pembelian tanah bukit rema. Di dalam gambar arsitek bangunannya bagus. Sesuai dengan keinginannya. Tetapi daniel melakukan kesalahan. Tukang bangunan yang disewa bukan orang profesional. Hanya mengambil tukang bangunan sekitar. Ketika bangunan gereja sudah setengah jadi. Dia melihat bukan sebuah garuda yang terbentuk. Jadi dia memberhentikan pembangunan dan menelantarkannya. Karena bangunan ini tidak jadi berbentuk garuda. Malah lebih kelihatan seperti ayam. Sejak itu terkenal menjadi gereja ayam. Waktu pembagunan ini sekitar tahun 1996-1997.

Pada saat itu daniel juga membagun bangunan di bukit rema. Awalnya dia ingin membuat rumah. Tetapi karena sepertinya cukup strategis. Dia jadi membuat sebuah hotel. Hotel ini cukup mewah karena mempunyai ruang bawah tanah. Tetapi sepertinya warga sekitar tidak begitu setuju. Sehingga tidak jadi dijadikan hotel. Pada akhirnya bangunan ini dijadikan panti rehabilitasi narkoba.

Gereja ayam yang ditelantarkan membuat membuat muda – mudi datang ke sana. Sebelum ada film AADC. Tetapi kebanyakan dari mereka hanya untuk pacaran mesum. Karena hal ini dalam bangunan ini banyak sekali jin yang menakutkan dan serem. Kalian bisa mencobanya sendiri. Kebanyakan berada di bawah kepala gereja. Lantai bawah ya. Bukan bagian hall besar itu. Tetapi sekarang gereja ayam sudah menjadi terkenal. Di sana ada cafe. Tetapi ada tempat juga untuk sembahyang.

Sebagai informasi tambahan. Cerita ini didapat dari tukang yang membangunnya. Ada banyak versi dalam cerita gereja ayam ini. Jika saya ada kesalahan mohon untuk dibenarkan. Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: