Religi

Jangan Buang – buang waktu! waktu tak akan kembali

Membaca sejenak, memilih apa untuk hari ini?
Hari ini adalah hari yang kita sedang lalui, terkadang hari ini adalah rencana yang telah kita fikirkan sebelumnya , atau hari ini hanya rutinitas belaka, Atau mungkin hari ini adalah hari yang sama sekali tidak kita inginkan, misalnya ketika hari ini kita mendapat musibah yang tidak terduga.
Hari ini adalah salah satu langkah dari suatu tujuan ketika menjadi hari yang berpengaruh dan penting dari pada biasanya, pentingkah bagi kita untuk berfikir apakah yang kita akan lakukan di hari ini, hari yang akan kita jalani, apakah kita akan melakukan/ mencoba sesuatu yang baru di luar kebiasaan sehingga kita akan mendapatkan hal yang baru, dalam artian kita berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan aktifitas memaksimalkan potensi diri atau malah kita menakutkan sesuatu yang akan terjadi di hari ini. Akan tetapi ketahuilah dan pahamilah bahwa hari ini ada dua pilihan yaitu hari yang akan mengurangi kesempatan kita untuk berusaha menuju tujuan, atau tanpa kesadaran bahwa hari ini adalah hari yang terlewat begitu saja.
Buat apasih berfikir seperti itu, toh hidup ini bagaikan aliran air, yang pasti mengalir, seperti hidup yang akan selalu berjalan tak usahlah kita menjadi orang yang sok-sok agamis, intelek, politik. Hidup itu tentang kebebasan untuk meakukan kebiasaan. Toh jika orang memang berniat untuk menjadi orang yang berstatus, biarlah menjadi urusan mereka. Hidup rumit jika difikir, jalani saja katanya.
Dalam surat al Asr dijelaskan seperti ini:
و العصر . إنّ الانسان لفي خسر . إلا الذ ين ءآ منو وعملو الصلحت وتوا صوابالحقّ وتوا صوابالصبر
Yang artinya : Demi Masa, Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuai orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasehat menasehati supaya mentatai kebenaran dan nasehat menasehati dan menetapi kesabaran.
Pahami, Apa yang tersirat dalam ayat tersebut?
Agama adalah suatu jalan menjadikan kehidupan ini terarah yang akhirnya akan membawa kebaikan dan kebahagiaan manusia itu sendiri. tetapi biasanya kita tak menyadari bahwa kita adalah manusia yang beragama yang segala aktifitas kita berada dalam suatu tuntunan. Sehingga kita bebas melakukan apapun tanpa sadar bahwa status kita adalah shamba, hamba yang yang sepenuhnya hamba, bukan atas kuasa kita. Semua kemampuan yang kita miliki adalah atas kuasa-Nya. Agama menjadi inti dari kehidupan ini, tuntutan agama adalah wadah atas perlakuan kita dari bangun tidur sampai tidur lagi. Lalu siapakah yang akan menggerakkan agama, siapakah yang akan tersentuh oleh hal-hal yang berkaitan tentang hubungannya agama.
Menurut Al-Ghazali manusia itu tersusun dari unsure materi dan immateri atau jasmani dan rohani yang berfungsi sebagai abdi dan khalifah di bumi. Abdi adalah manusia sebagai hamba yang tunduk pada kuasanya, tidak bisa kita lakukan selain dari kuasa-Nyapapun , semua yang kta miliki adalah milik-Nya, kita hanyalah titipan yang suatu saat bisa diminta kapan saja itu. Sungguhpun demikian, Al-Ghazali lebih menekankan pengertian hakikat kejadian manusia pada rohani dan jiwa manusia itu sendiri. Manusia pada hakikatnya adalah jiwanya. Dengan jiwa manusia bisa merasa, berfikir, berkemauan dan berbuat lebih banyak. Keselamatan dan kebahagiaan manusia di dunia dan akhirat banyak tergantung pada jiwanya. Jiwa adalah pokok agama.
Maka Manusia adalah penggerak jiwa. Jiwa yang senatiasa bisa kita tuntun sesuai dengan tuntunan agama. Kembai lagi ke hari ini, Hari ini adalah hari yang penting, penting untuk kita kan berbuat nyata, dari bangun tidur kita telah melakukan action langsung, kiranya hidup akan menjadi bermakna lewat hari ini, hari yang kita niatkan untuk mempersembahkan hal baik untuk kehidupan ini, jika tidak demikian setidaknya kita menjaga untuk tidak menyakiti ingkungan dan hal keadaan, seungguh hidup akan bermakna lewat apa yang akan kita lakukan hari ini. Marilah kita senantiasa menuntun jiwa kita untuk senantiasa meniatkan diri aku hidup untuk kemasahlahatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: